UJIAN SEKOLAH BERBASIS KOMPUTER (USBK) DARI TGL 13 S/D 17 MARET 2017

4SMK PGRI 3 Badung di tahun ajaran 2016/2017 melaksanakan ujian semester berbasis komputer (USBK) untuk semua mata pelajaran. USBK di SMK PGRI 3 Badung dilaksanakan mulai tanggal 13 – 17 Maret 2017 yang diikuti 234 siswa.

Kepala SMK PGRI 3 Badung, Drs. I Made Tambun,M.Pd.H., memaparkan, sekolah yang dipimpinnya  secara konsisten akan terus melakukan inovasi. SMK PGRI 3 Badung adalah SMK yang usianya paling muda di kabupaten Badung yang sudah melaksanakan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) dengan sistem Clien-Server. Menyesuaikan ketersediaan sarana, jadwal USBK diatur dan dibagi 3 sesi. Masing-masing ruang ada 40 unit komputer dan laptop.  Menurut Tambun, efisiensi USBK cukup banyak  diantaranya tidak perlu menata ruangan, tidak mengeluarkan kertas, tidak memasukan soal dan sebagainya disamping itu juga guru tidak memeriksa lagi hasil ujian secara detail sebab nilai sudah langsung muncul secara otomatis dikomputer.  “USBK lebih efisien dari segi waktu dan tenaga, berbeda dengan yang konvensional yang merepotkan semua pihak. Siswa pun langsung mengetahui berapa  dapat nilai sehingga anak itu tahu mana yang harus remidi  atau perbaikan – perbaikan nilai ujian “ Jelas Tambun.

Dalam hal ini SMK PGRI 3 Badung merupakan pelopor sekolah yang melaksanakan USBK untuk semua mata pelajaran. Ini sejalan dengan prestasi yang dicapai SMK yang berbasis IT dengan kompetensi keahlian Multimedia sebagai penunjang kompetensi keahlian Akomodasi Perhotelan dan Tata Boga.

Menyaksikan pelaksanaan USBK di SMK PGRI 3 Badung, Pengawas dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali,  Drs. I Wayan Badra, M.Pd. Menurut Badra, saat ini sekolah harus melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI),  dimana sekolah wajib melaksanakan SPMI, secara otomatis TI harus masuk sekolah. Dalam pengamatannya, kendala dalam penerapan TI adalah keterbatasan fasilitas. Artinya keterbatasan insfrastruktur.

Dijelaskan Badra, dalam SPMI sekolah model, stakeholder semestinya termasuk komite, orang tua siswa, pemerintah, sekolah termasuk satuan pendidikan tetap bersinergi. Upaya yang perlu  dilakukan adalah komitmen sekolah itu sendiri. “Sinergi itu berarti, perencanaan yang akan dikerjakan mengundang semua stakeholder, terutama orang tua siswa bahwa pendidikan itu tidak murah” Ujarnya.

SMK PGRI 3 BADUNG BISA !!!!!!!!!!!!   LETS GET THE BEST FUTURE.

Blog Attachment

Leave us a Comment